harrypotterindonesia.com
March 20, 2010, 10:09:28 PM *
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
News: Selamat datang di Forum HPI yang baru. Silahkan melakukan Registrasi untuk ikut berdiskusi di forum ini. Mari kita jaga Forum ini bersama.
 
   Home   Help Search Login Register  
Pages: [1]
  Print  
Author Topic: [Challenge 5.1] Surat-surat Untuk Harry  (Read 2187 times)
ambudaff
Global Moderator
HPI
***

Karma: +177/-24
Posts: 863


Would you play with me?


WWW
« on: June 03, 2007, 11:07:19 PM »

Surat-suratnya di-post di sini. Q, A, C & C post di sini
« Last Edit: June 03, 2007, 11:17:14 PM by ambudaff » Logged

harrypotterindonesia.com
« on: June 03, 2007, 11:07:19 PM »

 Logged
Selenette
Slytherin
HPI
**

Karma: +45/-5
Posts: 136


Lily in "Prince's Tale"


« Reply #1 on: June 18, 2007, 12:42:46 AM »

Oke... ada tiga nih yang Selene buat. Sori kalo jayus.  Cheesy

Surat Untuk Harry

SURAT 1.

Penulis: Selenette, dari Harry Potter Indonesia dan The Harry Potter Network.
Genre/Rating: Humor, Adventure (sedikit)/G
Panjang: 313 kata
Bahasa: Indonesia
Disclaimer: Semua karakter adalah milik JKR. Saya hanya memparodikan sedikit...


24 Juli 1997

Dear Mr Harold Jerome Potter (kaulihat? Aku mengingat namamu dengan baik!)

Pepatah mengatakan “kekuatan pahlawan dinilai dari isi hatinya”. Itulah sebabnya aku sederhana, bijak, dan rendah hati, walaupun kerap dilupakan di tengah hiruk-pikuk dunia sihir abad ke-20, termasuk oleh para murid dan kolegaku...

Kuduga urusan kekinian yang penuh ketergesaan sudah memalingkanmu dari detil-detil halus kebudayaan kaum kita, sehingga kau tidak melanjutkan pelajaranku di tingkat NEWT. Padahal kau tidak seperti Miss Grant. Juga Mr.Poker (yang mirip denganmu) dan Mr. Clack, yang selalu memotong penjelasan ilmiahku meskipun teman pucat mereka, Mr. Lonepint, sudah memperingatkan mereka agar diam.

Konon kau hendak memburu Dia Yang Namanya Tak Boleh Disebut (atau Ditulis). Oh, asal kau tahu, sebenarnya aku bisa mengeja namanya, berbeda dengan si liar Raucous Haggard. Dumbledore sudah mati, namun untunglah umurku panjang. Mariel McGonagall mencemaskanmu karena kau bertekad tidak kembali ke Hogwarts. (yah, semasa menjadi muridku tahun 1939 Mariel sudah mengidap penyakit tidur, jadi jangan kausalahkan bila dia panik).

Aku bisa membantumu memburu D.Y.N.T.B.D (alias Dia Yang...kau tahulah), secara tidak langsung, tentunya. Pertama, ketahuilah nama asli D.Y.N.T.B.D adalah Tom Marvolo Riddle. Bersyukurlah bahwa pakar sepertiku tidak pelit memberikan penerangan kepada kaum muda.  Kedua, aku memiliki harta karun: buku-buku tentang genealogi dan barang warisan penyihir. Sebagai Darah-Murni, kau pasti tertarik mengetahui berapa banyak dari benda-benda itu sudah dipelajari oleh DYNTBD tanpa seizinku. Akan kubantu kau mempelajari sejarah warisan Hufflepuff, Ravenclaw, Gryffindor dan Slytherin. Empat Pendiri Hogwarts kita yang mulia dan agung nan tak tertandingi, kecuali mungkin oleh pemikiran filosofisku.


Aku menantimu kembali ke Hogwarts. Marilah kita menyatupadukan intelektualitas kita dan menelusuri tahun-tahun panjang.

Hormatku,

Profesor W.E.T. Binns.

Sejarawan Hogwarts
Cendekiawan terhormat.
Nominator peraih Order of Merlin kelas pertama 1918, 1926, 1944 (dikalahkan oleh almarhum Dumbledore, sayangnya).




SURAT 2.
Penulis: Selenette, dari Harry Potter Indonesia dan The Harry Potter Network.
Genre/Rating: Drama, Humor, Adventure/PG
Panjang: 203 kata
Bahasa: Indonesia
Disclaimer: Semua karakter adalah milik JKR, kecuali nama koran Bengali Scrolls.


25 Juli 1997

Dear Harry,

Apa kabar? Aku berada di luar Inggris, tetapi percayalah aku masih tetap merasakan ketegangan negara kita.  Di mana-mana Kau-Tahu-Siapa ditakuti.

Kulihat fotomu bersama teman-teman lain dalam liputan Bengali Scrolls tentang upacara pemakaman Dumbledore. Aku masih berduka dan menyesal tidak hadir di sana. Aku sudah memohon-mohon kepada orangtuaku agar aku diizinkan datang, tapi gagal.

Insting nujumku mengatakan Snape memang pembunuh berdarah dingin—kautahu aku berbakat di bidang Ramalan, kan? Aku sedih sekali tidak bisa melanjutkan kelas NEWT-ku dengan Profesor Trelawney, tapi sudahlah...

Nah. Instingku mengatakan sesuatu yang buruk akan segera terjadi padamu. Aku bermimpi melihatmu minum wine merah, lalu membuka pintu kayu besar yang bersaput jaring laba-laba. Di situ kau menggunakan kunci Muggle. Entah bagaimana aku tahu bahwa kunci itu terbuat dari Dedalu. Aneh, kan? Tapi siapa yang bisa menentukan getaran nujum?

Hanya itu saja yang ingin kusampaikan. Mengenalmu, aku yakin kau pasti tidak mempercayai ucapanku, apalagi kau tidak menghormati Profesor Trelawney. Tapi kautahu seharusnya kau berhati-hati.

Salam untuk Seamus, Dean, Neville, dan Ron, kalau kau kembali ke Hogwarts nanti. Oh, dan Hermione Granger juga.

Temanmu,

Parvati Patil

P.S. Padma baik-baik. Dia terus belajar dan memaksaku belajar juga. Kurasa itu aura Ravenclaw-nya.

P.P.S. Apa kau pernah mendengar kabar Lavender?




SURAT 3.
Penulis: Selenette, dari Harry Potter Indonesia dan The Harry Potter Network.
Genre/Rating: Humor/G
Panjang: 162 kata
Bahasa: Indonesia
Disclaimer: Semua karakter adalah milik JKR.

1 Agustus 1997
Harry,

Yo! Apa kabar? Aku belum pernah menyurati orang terkenal, tapi kurasa sebagai temanmu aku boleh menyapamu dengan nama depan, karena sudah dua kali kita bertemu di ‘tempat kerjaku’.

Suratku pendek saja. Begini. Kebetulan kudengar omongan para sipir kalau kau dan almarhum Dumbledore meminta Rufus Scrimgeour membebaskanku dari sini. Trims atas perhatianmu, tapi tak usah, trims. Di bawah manajemen baru (‘sobat-sobat’ kita para Dementor tidak di sini lagi) tempat ini cukup nyaman. Supnya enak dan roti bawangnya lumayan (walaupun aku yakin si Lucius Malfoy mendapat roti Prancis khusus untuknya).

Jujur saja, sebagai kondektur Bus Ksatria bayaranku dulu seret. Biasanya istri Ernie memberiku sisa makanan dan mengizinkanku numpang tidur... kecuali kalau mereka sedang bertengkar. Di tempat ini jauh lebih nyaman, ada tempat tidur gratis dan makanan gratis. Bisa ngobrol dengan cewek cantik juga, biarpun aneh-aneh.

Cuma itu saja. Semoga kau bisa hidup enak sepertiku. Aku yakin sebentar lagi Kau-Tahu-Siapa akan pensiun, jadi kau takkan banyak kerjaan.

Salam,

S. Shunpike
Logged

"So at dusk, he won't fade to dust nor to stoic ashes."
dari puisiku: Untuk Mengenang Colin Creevey
harrypotterindonesia.com
« Reply #1 on: June 18, 2007, 12:42:46 AM »

 Logged
Melz
Gryffindor
HPI
**

Karma: +31/-15
Posts: 213


Gryffind Rocksssss


« Reply #2 on: June 19, 2007, 12:52:07 AM »

Penulis: Cliodna Melz Bladvak, Histeria Walk – Little Swinging – Surrey.
Genre: Drama
Panjang: 211 kata
Bahasa: Indonesia
Disclaimer: Semua karakter Milik Mrs. Rowling.

22 Januari 1998
Dear Harry …

Aku tidak tahu, apakah burung hantu ini berhasil membawa suratku padamu. Tapi, burung hantu ini satu-satunya burung hantu yang tidak kabur saat melihatku. Entahlah, kulihat wajahku tidak buruk-buruk amat. Aku masih di Hogwarts – tentu saja – dan banyak yang kudengar sejak kau tidak lagi mengunjungi sekolah ini.

Desas desus kematian Nick Si Kepala Nyaris Putus yang kedua kalinya, telah membuat semua guru cemas. Bagaimana mungkin dia bisa mati lagi setelah – dengan bodohnya – mengintip dan menyentuh sesuatu dalam ruangan misterius di dekat lukisan troll menari itu. Tapi yang jelas, para guru menduga apapun jenis barang yang tersentuh (entahlah, aku tidak yakin hantu dapat menyentuh sesuatu tanpa menembus) adalah barang yang luar biasa hitam dari penyihir yang luar biasa dan amat sangat menguasai ilmu hitam.

Aku sendiri menduga kau dan teman-temanmu (Weasley dan Granger) akan tertarik dengan entah apa didalam sana. Dan aku – sama seperti sebelumnya – masih berbaik hati akan membagi toiletku tersayang denganmu jika memang sesuatu terjadi.

Ku tunggu kabar darimu secepatnya, dan aku akan senang sekali menjadi penunjuk arahmu..

Salam sayang…

Moaning Myrtle..


NB : Kau pasti bertanya-tanya mengapa aku dapat menulis surat ini, itu karena aku menyandera anak kelas dua bertampang bodoh dan mengancamnya akan terus mengikutinya kemanapun dia pergi jika dia tidak bersedia membantuku menulis surat.
Logged

*C.Pss.* Chryseis/Miyuri N. ~Moon Scooper Rabbit~
Gryffindor
HPI
**

Karma: +90/-86
Posts: 805


Be my friend, and give me the moon.


WWW
« Reply #3 on: June 21, 2007, 12:38:26 AM »

Tema: Surat Untuk Harry Potter
Judul: Surat Lillia
Panjang: One-shot
Rating: G
Genre: Roman, Drama (Yah, anggaplah begitu. Tongue)
Bahasa: Indonesia
Universe: HP Universe
Disclaimer:
Harry Potter dan dunianya milik Mrs. JK Rowling, tentu saja.
Lillia Stevenson adalah milik pribadi saya, Chryseis Delfina Rosabel Hartley Corolla McSylvester-Belmont a.k.a. Myu. Tongue

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

15 September 1997

Dear Harry,

Apa kabar? Kuharap kau baik-baik saja. O ya, salam kenal. Namaku Lillia Stevenson, sebut saja Lillia. Aku seorang squib yang bekerja di toko bunga di Diagon Alley, dan aku adalah penggemar beratmu.

Aku dengar, sebentar lagi kau akan berperang melawan Lord Voldemort. Sejak berita tentangmu itu keluar, toko bunga ini jadi begitu ramai. Hampir setiap hari datang puluhan gadis silih berganti, hanya untuk membeli setangkai-dua tangkai bunga dari toko ini, untuk dikirimkan padamu. Yah, aku tidak menghitung konsumen lain yang membelikan bunga untuk kekasihnya, istrinya, atau bahkan orang lain. Bahkan, kau tahu, Harry? Beberapa hari yang lalu, ada seorang gadis yang membeli satu buket bunga mawar merah untukmu. Apa kau sudah menerimanya? Kalau sudah, kuharap kau menyukainya. Bunga-bunga yang kujual selalu dipetik dalam keadaan segar, dan aku tak pernah menjual bunga layu.

Harry, aku, seperti kebanyakan orang, berharap kau dapat mengalahkan Lord Voldemort. Ah, sekarang aku tak takut lagi untuk menyebut namanya. Tapi, Harry, aku sangat berharap kau juga berhati-hati ketika berhadapan dengannya. Bukankah ia terkenal sangat kejam dan tak berperasaan? Jadi, berjanjilah padaku kau akan berhati-hati ketika melawan Dia-Yang-Dulu-Namanya-Tak-Boleh-Disebut.

O ya, bersama surat ini aku mengirimkan satu buah buket bunga berisi campuran bunga hyacinth putih, jonquil, poppy kuning, verbena, galax, dan Lonceng Irlandia. Hyacinth putih menandakan bahwa aku akan selalu berdoa untukmu, jonquil adalah bentuk simpatiku padamu, lalu poppy kuning berarti kesuksesan. Aku sungguh-sungguh berharap kau sukses nanti. Kemudian, bunga verbena berarti harapan bahwa kau akan mendapatkan apa yang kau impikan selama ini, galax adalah pemberi semangat dariku untukmu, dan yang terakhir, Lonceng Irlandia, memiliki makna ‘semoga beruntung’. Aku memberitahumu tentang makna setiap bunga agar kau tahu betapa aku mendukung perjuanganmu melawan Lord Voldemort, dan supaya kau tahu sedikit lebih banyak tentang bunga. Dan, ya, aku ingin berbeda dari gadis-gadis lain yang hanya mengirimkan ratusan mawar padamu. Kalau kau mau, bawalah bunga-bunga Lonceng Irlandia dariku dalam sebuah kantung, kecil saja sudah cukup karena ia bisa mengecil sendiri, sebagai jimat keberuntungan.

Semoga berhasil, Harry. Aku akan terus mendoakanmu.

Salam,

Lillia Stevenson
« Last Edit: June 21, 2007, 12:53:53 AM by *C.Pss.* Chryseis ~holiday~ » Logged

~*~ *Cat Princess* Chryseis McSylvester-Belmont l Miyuri Nekonomiya ~*~
~*~Proud to be a cat, a witch, a vampire, and a princess~*~

"Then DIE." - Flandre Scarlet, Good Girl Remilia Theatre.

Read/search first, then post/ask. Or NO more muffins.

Make Roads Safe!
cicakgirl
Hufflepuff
HPI
**

Karma: +5/-2
Posts: 40



WWW
« Reply #4 on: June 22, 2007, 04:00:23 AM »

Genre/Rating: Entahlah..
Panjang: 363 kata
Bahasa: Urdu.. bohong, ding.. Indonesia, lah..
Disclaimer: Semua karakter adalah milik JKR


Surat ini dikirim dalam amplop berwarna hitam dengan tulisan 'Mr Harry Potter, The Burrow' di sampul depannya, ditulis dengan tinta perak berpendar. Entah mengapa Harry merasa merinding ketika membukanya. Kabut kelabu keluar dari amplop ketika ia membukanya.



Dear Mr Potter,

Aku sangat terkesan dengan keberuntunganmu saat keluargamu diserang oleh Voldemort. Sejujurnya waktu itu aku bingung kenapa cuma ada nama James dan Lily Potter dalam daftar yang diberikan kepadaku, tidak ada namamu. Waktu itu aku pikir dirimu tak akan selamat dari peristiwa tersebut, namun Ia berkata, "Lakukan saja yang Kuperintahkan.." dan aku segera melakukan tugasku seperti biasa.

Setelah itu, aku merasa iba padamu. Kau menjadi yatim piatu dan terpaksa dirawat oleh keluarga Dursley. Kumohon, jangan dendam padaku karena aku hanya mengikuti perintahNya. Jika kau tanya padaku, tentu saja aku sangat tidak mau melakukannya. Namun, itu perintahNya dan tidak ada yang bisa menolak perintahNya.

Lalu, saat itu tiba. Pagi itu, aku melihat daftarku untuk hari itu dan aku melihat sebuah nama yang terasa tak asing di telinga. Ya, Sirius Black. Sekali lagi, aku merasa sangat bersalah. Aku harus mengambil Black darimu. Aku tahu ia sangat penting bagimu. Namun, sekali lagi, itu perintahNya.

Hari ini, aku kembali mendapat berita yang tidak mengenakkan. Berita yang kupikir seharusnya kuterima enam belas tahun yang lalu.

Well, aku tidak kuat untuk menuliskan ini. Kau tahu, aku ini termasuk jenis yang sensitif.

Yah.. kau tahu jawabannya. Hidupmu kurang dari satu tahun lagi, terhitung mulai hari ini. Maafkan aku, Potter, meskipun kau sudah tahu akan hal ini, kau tetap saja tidak bisa mencegah kematianmu dengan cara apapun. Tidak ada yang bisa menentang kehendakNya.

Meskipun, jika kau tanya padaku, aku lebih suka penyihir busuk itu yang mati. Memang orang baik matinya muda..

Yah, tujuanku mengirim surat ini hanya untuk memberimu peringatan supaya kau menggunakan sisa waktumu dengan bermanfaat. Pesanku, ketika nanti kau melihat Grim, kuharap kau segera menyelesaikan urusan duniawimu karena waktumu benar-benar tinggal sebentar saat itu.

Mungkin untuk sebagian orang menerima surat semacam ini membuat frustasi. Tapi, aku yakin kau bisa menyingkapinya dengan positif. Aku juga mengirim surat semacam ini pada Dumbledore sebelum kematiannya, agar ia bisa segera menyelesaikan urusan yang belum terselesaikan olehnya.

Baiklah, semoga beruntung.



Salam manis,

The Grim Reaper


Logged

-TikaLucu-
Gryffindor
HPI
**

Karma: +34/-28
Posts: 834


Kakak-Kakak Saya *ditumbuk*


WWW
« Reply #5 on: June 25, 2007, 04:24:14 AM »

Genre/Rating: Entahlah..
Bahasa: Indonesia...
Disclaimer: Semua karakter adalah milik JK Rowling kecuali 1 karakter... itu punyaku

Pada suatu sore, seorang anak bernama Stephen Vane mengendap-ngendap mengambil perkamen milik kakaknya dan kembali ke kamarnya untuk menulis surat


Dear Harry,

Kau pasti belum mengenalku. Tapi kau sudah kenal kakakku kan? Si Romilda Vane? Pasti. Namaku Stephen Vane. Aneh mungkin. Sebelumnya maafkan kakakku yang kata teman-temannya sih selalu mengejar-ngejarmu. Dan buktinya tiap musim panas dia selalu menceritakannmu. Dan kalau kau belum tahu –apakah harus kuberi tahu- aku ini cowok.
   Dulu kukira enak jadi seorang selebriti seperti kau. Tapi ternyata susah juga ya. Dari mulai masalah sepele yaitu masalah fans terutama fans cewek dan juga jika aku jadi kau aku harus membunuh Kau-Tahu-Siapa. Yah… Secaranya aku anak yang malas.
   Nah tujuanku menulis surat ini adalah aku selalu mendoakanmu dari sini. Semoga kau berhasil mengalahkan Kau-Tahu- Voldemort eh Kau-Tahu-Siapa. Hihihi… sebetulnya aku sudah terbiasa mengatakan Voldemort. Tapi entah kenapa semua keluargaku menyuruh untuk mengatakannya sebagai Kau-Tahu-siapa Aduh, kok jadi OOT yah. Pokoknya kami sekeluarga memberi support dari sini. Cuma kamu yang bisa mengalahkan Voldemort.
   Nah… kurasa segini saja cukup. Soalnya aku memakai perkamen Romilda. Bahaya kalau dia sampai tau aku mengirim surat padamu. Mungkin dia langsung berkata “Kenapa tidak beritahu aku? Aku bisa titip bunga untuknya!”. Uh… menyebalkan punya kakak seperti Romilda. OK, lain kali aku sambung ya… soalnya ada langkah kaki menuju kamarku.

Regards,


Stephen Vane


Edit dikit ah..: wekeke... maap... sedikit kesalahan, tapi udah aku benerin kok Wink Grin
« Last Edit: June 26, 2007, 09:58:56 PM by ~~Naomi Tika~~ » Logged

Gosip, kanibal, hemaprodit, vampir, narsis hanya ada di Gryffindor!

Lethologica...
-Letto, Lethologica-
GunZ [True Sword of The Uesugi]
Ravenclaw
HPI
**

Karma: +129/-178
Posts: 646


The Heart of Sword


WWW
« Reply #6 on: June 25, 2007, 02:54:58 PM »

Genre/Rating: Surat Cheesy
Panjang: Huh
Bahasa: Indonesia dan sedikit Elven
Disclaimer: Semua nama karakter adalah milik JKR, kecuali Kaelthas Kenan (sori, Gor Cheesy). Bahasa Elven juga bukan milik saya. keterangan lebih lengkap untuk Elven yang saya gunakan dapat dilihat di sini.
----------------------------------------------------------------------------------------


Yang terhormat, Shessepra Tel'Quessir.



Waktu-waktu kecemasan telah melingkup hidup kita. Saat sang Fhaorn menapakkan kakinya di atas Faerun, saat itulah para dhaoin akan menitikkan airmatanya, para dhaerow menepukkan tangan-tangannya, dan Dur turun selamanya ke Faerun kita. Sisik-sisik berkilauan akan menangis, dan asam akan memenuhi udara. Everaeska akan runtuh, Evaliir Tel'Quessir akan terdiam selamanya, dan segalanya akan ditelan oleh kegelapan Dur.

Namun saat dirimu, Shessepra Tel'Quessir, terbangkitkan, saat itulah para El'tael akan menari kembali menuju kemenangan seluruh Faerun.

Hanya dirimu, Shessepra Tel'Quessir, yang akan memasuki Arael kami dan membangkitkan api yang telah lama padam.

Temukanlah kami, Shessepra Tel'Quessir. Temukan kami, karena kami telah lama menunggu dalam Arael yang terkunci dalam lambung Faerun kita. Temukan kami, dengan kunci Arael kami yang tersembunyi dalam dibawah rusuk sangkar udara yang hilang.

Saat itu, Shessepra Tel'Quessir.

Saat itu Faerun akan disucikan oleh kemenangan.



Kaelthas Kenan

-----------------------------------------------------
I.S.E.N.G. Cheesy

ceritanya Harry terima ramalan lewat pos, gitu...
« Last Edit: June 25, 2007, 03:08:08 PM by Oloth Velven » Logged

I pity the foo' who doesn't read FAQs!


The greatest warlord of JAPAN

Uesugi dormiens nunquam tittilandus
cicakgirl
Hufflepuff
HPI
**

Karma: +5/-2
Posts: 40



WWW
« Reply #7 on: June 26, 2007, 10:31:54 AM »

Genre/Rating: Entahlah..
Panjang: 357 kata
Bahasa: Urdu.. bohong, ding.. Indonesia, lah..
Disclaimer: Semua karakter adalah milik JKR


Potter,

Kuharap kau masih mengingat aku, Marcus Flint. Aku dulu kapten Quidditch Slytherin, jika kau lupa. Mungkin kau terheran-heran menerima surat dariku karena, kau tahu kan, kita tidak pernah akrab semasa aku sekolah dulu. Malahan, aku selalu bersikap buruk kepadamu.

Tidak, jangan kau pikir aku menyesal dengan semua sikapku. Keluaga Flint tidak pernah menyesali sikapnya. Aku sangat menikmati saat-saat mengejekmu dan mencurangimu saat pertandingan. Aku juga tidak pernah menyukaimu dan geng Gryffindor lainnya. Terlebih lagi saat kalian merebut piala asrama dari kami. Rasanya aku ingin membakar menara Gryffindor.

Ah, sudahlah. Mengungkapkan ketidaksukaanku padamu bukanlah tujuanku mengirimkan surat ini. Sebenarnya aku ingin mengucapkan terima kasih padamu karena kau telah membantu hidupku. Ironis sekali, kan berhutang budi pada orang yang kau benci? Baiklah, akan kuceritakan sedikit.

Aku bukanlah orang yang pandai semasa sekolah dulu, oleh karena itu selepas sekolah aku tidak mendapat pekerjaan tetap. Ditengah keputusasaanku, aku berjalan-jalan ke London dan bertemu seorang squib yang bekerja di tatoo house. Awalnya, aku tidak ingin berhubungan dengan orang hina macam dia. Namun, aku tiba-tiba punya ide untuk membuka tempat tato bagi para penyihir di Diagon Alley.

Kau tahu, penyihir muda zaman sekarang sudah terkena muggle-isasi. Mereka gemar berdandan seperti muggle trendi, mendengarkan band-band muggle, menonton olah raga muggle (bahkan kudengar Wood bermain untuk klub Arsenal!), juga bertindik dan bertato.

Melihat peluang itu, aku membuka tatoo house di Diagon Alley. Awalnya tidak terlalu ramai karena motif kucing hitam dan sapu kurang digemari. Lalu, akhir-akhir ini kau kembali tenar. Aku lalu punya ide untuk membuat motif 'Potter all the Way'. Seperti yang kuduga, motif itu sangat digemari.

Motif 'Potter all the Way' diantaranya motif sambaran kilat seperti di dahimu, snitch, kacamata bulatmu (yang kupikir sangat konyol), bahkan tato naga (yang gosipnya kaupunyai). Kemarin ada laki-laki yang meminta gambar wajahmu ditato di punggungnya.

Begitulah, jadi kurasa aku harus berterima kasih kepadamu, Potter.

Well, kudengar kau akan mencari kau-tahu-siapa, kan? Kuharap kau mati saja, dengan begitu aku bisa mengeluarkan motif 'Potter, In Memoriam' yang terdiri dari gambar nisan bertuliskan namamu, malaikat dengan tulisan Potter RIP, dan pita hitam bertuliskan namamu juga. Pasti akan sangat laris nantinya.

Doaku untukmu,

Marcus Flint
'Shrieking Tatoo House, Diagon Alley'
Logged

-TikaLucu-
Gryffindor
HPI
**

Karma: +34/-28
Posts: 834


Kakak-Kakak Saya *ditumbuk*


WWW
« Reply #8 on: June 30, 2007, 07:04:44 AM »

Genre/Rating: Entahlah..
Bahasa: Indonesia...
Disclaimer: Semua karakter adalah milik JK Rowling. Terus beberapa pinjem punya Cicakgirl Grin

Setelah kehabisan nafas karena marah-marah, Romilda Vane menuju ke kamarnya dan mulai menulis surat diatas perkamennya.

Hallo Harry!

   Kau pasti ingat aku kan? Romilda Vane. Beberapa hari yang lalu adikku mengirim surat padamu tapi tidak bilang-bilang padaku dan akhirnya ku marahi. Oh ya, bagaimana kabarmu? Kalau aku baik. Selalu baik kalau untukmu. Bagaimana kabar Ron Weasley, Hermione Granger, dan Gin...ny Weasley? Semoga mereka baik. Kecuali yang terakhir kusebutkan, kuharap.

   Apa adikku mengirim sesuatu yang aneh? Maaf ya, dia memang adik yang aneh. Dia bilang Cuma memberi doa agar kau selamat menghadapi kau-tahu-siapa. Pasti bohong. Paling-paling menyebutkan semua kekuranganku. Adik yang menyebalkan, si Stephen.

   Duh, tadi siang aku lupa mau beli bunga buatmu. Tapi tabunganku memang sudah menipis sih...dan mum belum memberi uang lagi sampai tahun ajaran baru. Menyebalkan. Eh, katanya coklat yang kuberikan padamu itu dimakan oleh Ron Weasley ya? Rakus benar dia! Itukan untukmu. Oke, tahun ajaran depan aku bawakan lagi. Coklat Honeydukes yang keluaran terbaru tentunya.

   Waktu itu aku bertanya pada Gin...ny Weasley. Katanya kau punya tato naga didadamu, itu benar? Tapi menurutku, tato Hippogrif lebih bagus. Apalagi Hippogrif Hagrid yang bernama Whiternail-atau apalah-, sangat cantik. Atau kalau mau tato yang lain, kau bisa mampir di toko 'Shrieking Tatoo House, Diagon Alley'. Disana ada tato-tato yang bagus. Toko itu ramai karena pemiliknya menggunakan motif Potter all the Way. Dan katanya, pemilik tatoo hause itu dulunya murid Slytherin.

   Eh, apa benar kau jadi pacarnya Gin...ny Weasley? Tapi kurasa tidak. Kau kan belum punya pacar. Gin...nynya saja yang kegatelan. Menyebalkan. Sama seperti kakaknya.

   Nah, kurasa cukup segini. Mum sudah memanggilku untuk makan malam. Oh ya, saat pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour, aku akan datang. Semoga kau mau jadi pasanganku jika ada pesta dansa.

Salam Sayang,


Romilda Vane


PS: wekeke... Cicakgirl, dirimuh tak marah kan istilahnya saia pinjem??...

*kabur sebelum dibantay Cicakgirl*
Logged

Gosip, kanibal, hemaprodit, vampir, narsis hanya ada di Gryffindor!

Lethologica...
-Letto, Lethologica-
Hulk-mione Granger
~Orang terkeren se-HPI~
Global Moderator
HPI
****

Karma: +337/-64
Posts: 1855


Hermione berubah jadi Hulk? Seksinya!!


WWW
« Reply #9 on: July 02, 2007, 01:01:31 AM »

Untuk Harry Potter
Toilet a.k.a Jamban
The Burrows


Hai, Harry…
Namaku adalah Hulk Bottle, tahun ini aku akan masuk Hogwarts lho! (Mudah-mudahan bakalan dapat cewek di sana, hehehe) Oh iya, salam kenal ya…

Uh, aku tak percaya sekarang kau begitu sangat terkenal dan diidolakan, sampai-sampai semua koran dan majalah sihir memuat fotomu. Kuharap nanti juga aku akan setenar dirimu, dan Harry, aku siap menggantikanmu dalam petualangan di Hogwarts apabila nanti kau mati di Tahun ke-7 mu, soalnya kudengar kau tidak akan kembali ke Hogwarts dan akan menjalankan misi berbahaya untuk menghadapi Kau-Tahu-lha-Orangnya. Tapi, lebih baik kau jangan mati deh, supaya kita bisa bertarung dan memperebutkan gelar “Penyihir Paling Tenar”, walaupun aku yakin, akulah yang bakal jadi pemenangnya, soalnya aku sudah sedikit berguru kepada teman ayahku, Paman Gilderoy Lockhart sebelum dia gila tentunya.

Pokoknya berjuang terus ya, aku akan terus mendukungmu. Jangan sampai kalah sebelum kita bertemu ya!

Saingan Beratmu,
Hulk Bottle


NB : Sebelumnya aku minta maaf ya mengirimu surat di jam Buang Air Besar-mu, Ups, Ketauan deh aku suka ngirim Burung Hantu mata-mata yang selalu mengintipmu untuk melihat kebiasaan orang terkenal ketika sedang di toilet. Ternyata sama saja dengan yang lain. Hehehe….. Oh, iya... aku juga sudah mengirim boneka miniaturmu buatan ibuku yang sudah ditandatangani olehku lho..!
« Last Edit: July 02, 2007, 01:18:44 AM by RonaldinHulk » Logged


Dengan kekuatan bulan, akan menghukummu!
Pages: [1]
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.8 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!

supported by : IndoLowonganKerja.com