lily_potter
Member Baru
Karma: +0/-0
Posts: 5
|
 |
« on: March 27, 2007, 11:34:42 PM » |
|
“arght…………………” harry mengerang kesakitan ketika sinar hijau itu mengenai tubuhnya. “ada apa potter? Bukankah dari dulu kau selalu ingin melawanku?” tanya suara dingin yang sangat harry benci. “yeah, aku memang sangat ingin dan harus melawanmu.” Kata harry “kau tidak akan pernah bisa melawanku hanya dengan kemampuanmu itu potter.” Ejek suara dingin yang sama. Dada harry terasa sakit sekali, tapi keinginannya untuk membunuh orang yang ada dihadapannya melebihi apapun sehingga harry tetap memaksakan menyerang. “avada…argh…………” “sudah kubilang kau tidak cocok menggunakan kutukan tak termaafkan itu, potter.” Kata snape menatap tajam harry yang terbaring di tanah. “erhg………,” harry menahan rasa sakit yang di akibatkan lambaian tongkat snape. “bangun potter, dan cepat pergi dari sini.” Perintah snape tajam. “mengapa kau tidak membunuhku saja?” tanya harry. “jangan banyak bicara, cepat pergi dan bawa serta teman-teman mu.” Perintah snape. Lalu snape beraparate dan menghilang dari hadapan harry. Harry sangat marah karna tidak berhasil membunuh snape. Dengan sisa kekuatan yang dimilikinya, harry berlari ke arah ron yang terbaring kesakitan. “ron, kau ok?” tanya harry sambil membantu ron bangun. “yeah,” jawab ron pelan “mana harmione dan nevile?” tanya ron cepat. Harry mencari dimana Hermione dan nevile, dan ketika matanya melihat tubuh terbaring lemah tak jauh dari tempatnya, dia langsung menghampirinya. “nevile, kau baik-baik saja?” tanya harry. “yeah, aku gak papa harry.” Jawab nevile lemah. Tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara ron yang setengah teriak. “Hermione……….., bangun Hermione……………” teriak ron sambil menggoyang-goyangkan tubuh Hermione. Harry berjalan dengan memapah nevile menghampiri ron yang mengguncang-guncang tubuh Hermione yang tergeletak di tanah, dan mengajaknya beraparate bersama. “ron, sebaiknya kau jaga Hermione dan nevile disini.” Kata harry. “tapi………, memangnya kau mau kemana?” tanya ron. “aku akan mencari voldemore.” Kata harry yakin. “ehm…, tidak bisakah kau menunggu sampai Hermione sadar supaya kita tenang meninggalkannya?” Tanya ron. “tidak.” Jawab harry “em…, maksudku aku tidak akan pergi bersama kalian.” “apa? Kau akan pergi sendirian?” tanya ron kaget. “melawan voldemore dan para death eiter itu sendirian?” “iya.” Jawab harry singkat “tapi bagaimana mungkin kau berfikir bahwa aku dan yang lainnya akan membiarkanmu be…” “ron!” potong harry “aku tidak mungkin melibatkan kalian lebih jauh lagi, ini pertarungan ku.” Jelas harry. “aku tidak ingin sesuatu terjadi pada kalian, sesuatu yang lebih parah dari sekarang.” Kata harry lemah. Ron terdiam mendengar ucapan harry terakhir. Tapi didalam hatinya dia mantap akan ikut menemani harry melawan voldemore beserta para death eiternya. Paginya, ron bergegas pergi ke rumah sakit sekolah untuk melihat keadaan Hermione sebelum dia pergi mengikuti harry diam-diam. Dia meninggalkan surat yang memberitahu Hermione dan nevile tujuan mereka. “maafkan aku Hermione, I love u.” kata ron pelan sambil mengecup kening Hermione.
To be continued………………………………………………
maaf bahasanya masi ngaco dan membingungkan, soalnya ini pertama kalinya aku nulis.
|