harrypotterindonesia.com
July 30, 2010, 11:35:59 AM *
Welcome, Guest. Please login or register.

Login with username, password and session length
News: Selamat datang di Forum HPI yang baru. Silahkan melakukan Registrasi untuk ikut berdiskusi di forum ini. Mari kita jaga Forum ini bersama.
 
   Home   Help Search Login Register  
Pages: [1] 2
  Print  
Author Topic: will you marry me,Ginny!!!!....  (Read 3495 times)
eQa ~The Princess Lion
Gryffindor
HPI
**

Karma: +33/-19
Posts: 489


mottoku : "Berbagi ceria di mana aja"


« on: November 24, 2008, 06:32:01 AM »

Judul : Will you marry me,Ginny!!!!....
Author : eQa-ginevra-potter
Genre : Romatis
Rate : PG 13
Pairing : Harry-Ginny
Time line : Beberapa tahun setelah harry potter lulus hogwarts dan voldemort sudah mati
Dislaimer : kalau eqa bilang karakter di cerita ini milik eqa, berarti eqa bohong banget karena karakter di sini hanya milik tante JK.ROWLING. Tapi sumpah….. Kalau ceritanya milik eqa kok…..

Hari sudah tengah malam, namun Harry masih belum pulang. Dia ada lembur di kantornya. Badannya lelah sekali. Inilah resikonya menjadi auror, apalagi akhir-akhir ini banyak manusia serigala berkeliaran dan sisa-sisa pelahap maut yang belum tertangkap. Ron yang juga auror sudah pulang dan hermione yang bekerja di Dapartemen Perlindungan Satwa Gaib juga sudah pulang. Dia mengambil surat yang terletak di mejanya dan membacanya lagi. surat itu dari tunangannya,Ginny Weasley

Hai, sayang……
Hari ini pasti lembur lagi yah!!!….. Pasti kau lelah sekali, jangan lupa makan ya…. Aku rindu sekali pada mu, kita kan akhir-akhir ini jarang bertemu gara-gara tugasmu di kantor yang banyak dan latihan Quidditch yang harus aku jalani. Lebih baik kau bilang ke kingsley agar meringankan pekerjaanmu, karena aku tak mau kalau kau sakit. Aku cinta sekali pada mu…..Kau rindu pada ku tidak?? Pasti kau rindu pada ku,karena aku tahu kalau kau tidak bisa jauh dari ku . Sudah yah harry…. Aku ditunggu oleh teman-temanku untuk latihan…. Cium jauh ku untuk mu,muachhhh….
Dari cintamu, Ginny Weasley

Harry tersenyum sendiri membaca surat itu. Dia tidak tahu, kenapa jika dia membaca surat itu, lelahnya menjadi hilang. Dia sekarang memandang bingkai-bingkai foto yang ada di atas meja kantornya, dia melihat foto ketika dia sedang bersama Ginny saat mereka berlibur ke Rumania, sekaligus menjenguk Charlie. Dia mengalihkan pandangan ke bingkai yang satunya lagi, disana terlihat jelas foto ketika dia, Ginny dan anak baptisnya, Teddy sedang jalan-jalan ke tempat wisata pada hari ulang tahun Teddy. Harry tersenyum sendiri mengingat kejadian itu. Dia tidak tahu apa yang akan terjadi bila dia hidup tanpa Ginny,Teddy dan semua orang yang dia cintai.
Lalu Harry tersadar dari lamunannya. Dia sadar, kalau pekerjaannya masih banyak. dia pun langsung mencoba kembali mengerjakan pekerjaannya itu.
Pada jam setengah 2 pagi, akhirnya pekerjaan Harry selesai juga. Dia segera berkemas untuk pulang. Dia mengambil jaketnya dan memakainya. dia menaiki lift menuju ke aula kementerian. Lalu dia ber-apperate.
Setelah sampai di rumahnya,Grimmauld Place nomor 2. Dia disambut oleh peri rumahnya, Kreacher.
“Selamat malam, Master Harry. Anda pasti lelah sekali, apa anda mau makan??” sambut Kreacher sambil menunduk memberi hormat pada Harry
“Tidak usah, Kreacher. Sekarang yang ku butuhkan tidur, bukan makan” kata Harry lembut
“Baik, Master Harry. Biar saya bawakan jaket dan tas anda…” kata kreacher masih menunduk sambil menjulurkan tangan ke Harry
“Terima kasih, Kreacher” kata Harry, dia menyerahkan tas dan jaketnya kepada Kreacher
Lalu dia berjalan menuju kamarnya. Dan sesampainya di kamar, Harry langsung merebahkan dirinya di kasur. Dia melihat bingkai foto di sebelah tempat tidurnya, foto dia dan Ginny yang sedang berangkulan dengan mesra. dia tersenyum dan berkata pelan
“Aku rindu sekali padamu, Ginny….”
Harry pun langsung tertidur pulas.
********

Harry terbangun dari tidurnya, dia segera mencari kacamatanya dan memakainya. Setelah itu dia melihat jam di dinding kamarnya, ternyata sudah jam 8 pagi. Untung hari ini libur jadi Harry tidak kebingungan karena bangun telat. Dia pun langsung bangun dari kamarnya dan menuju ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi Harry ke lantai bawah untuk sarapan. Ketika dia sudah sampai di ruang makan, ada suara yang menyapanya. Suara itu bukan suara Kreacher, tapi suara ini lembut sekali dan Harry sangat mangenali suara itu.
“Hai Harry…. Sudah bangun…. Aku sudah menyiapkan sarapan untuk mu…” kata Ginny lembut
Harry langsung berlari menuju Ginny dan memeluknya. Harry memeluk Ginny erat sekali, dia rindu sekali dengan tunangannya itu.
“Kenapa kau tidak bilang kalau kau akan pulang dari pertandingan Quidditch di Bulgaria, hari ini? Bukankah besok kau baru pulang?” tanya Harry yang masih memeluk tunangannya itu
“Aku cuma ingin memberimu kejutan, Harry” kata Ginny
Harry melepas pelukannya dan menatap Ginny
“Dan ternyata kau berhasil mengejutkan ku” kata Harry
Harry mendekatkan wajahnya ke ginny, lalu mereka berciuman. Harry merasa dunia terasa indah sekali, dia sangat merindukan ciuman ini. Dia ingin keadaan selalu seperti ini, selalu berada di samping Ginny.
Lalu ada suara benda jatuh. Mereka kaget dan saling melepas diri, mereka menengok ke asal suara itu. Mereka melihat Kreacher, mukanya kaget dan sedikit malu. Dibawah Kreacher ada pecahan piring yang dia jatuhkan ketika dia melihat Harry dan Ginny berciuman.
“Ma… Maaf Master, Kreacher mengganggu….. Kreacher akan keluar dan anda bisa melanjutkannya” kata Kreacher. Dia membalikkan badannya hendak pergi, tapi Ginny berkata
“Jangan pergi Kreacher…. Sekarang Harry mau sarapan. Dan apakah kau mau membantuku menyiapkannya?” tanya Ginny lembut
“Tentu saja Kreacher mau” kata Kreacher bersemangat
Setelah makanan sudah siap,Harry buru-buru mengambil makanan karena dia sangat lapar sekali. Tapi ketika tangan Harry ingin mengambil makanan, Ginny menahannya.
“Kreacher kau makanlah bersama kami…” kata Ginny
“Tidak usah Nyonya Weasley… Anda baik sekali, pantas saja Master Harry sangat menyayangi anda” kata Kreacher. Lalu dia pergi.
“Kau semakin mirip dengan Hermione” kata Harry sambil mengambil makanan
“Kita harus baik dengan Kreacher, karena biarpun begitu Kreacher juga punya hati” kata Ginny yang juga sudah mulai makan.
“Ok, aku tahu….. Dan karena kebaikanmu, aku jadi semakin cinta pada mu” kata Harry
Ginny hanya tersenyum malu mendengar perkataan Harry
“Oh yah, Harry… Sewaktu di Bulgaria aku bertemu dengan Michael Corner” kata Ginny sambil memasukkan makanan ke mulutnya.
Harry langsung tersedak mendengar ini.
“Mengapa dia bisa ada disana??” tanya Harry dengan muka sebal. Dia ingat bahwa Michael Corner adalah mantan pacar Ginny dan pacar pertama Ginny.
“Dia sedang mengunjungi pamannya di Bulgaria. Dan kami banyak sekali mengobrol. Dia bilang, dia sekarang tinggal di London, tidak jauh dari sini” kata Ginny
“Oh… Jadi kalian banyak mengobrol disana, apa kalian mengobrol tentang indahnya masa-masa kalian pacaran dulu!!! Atau bagaimana kalian saling merindukan!!!” Harry tiba-tiba sewot, mukanya cemberut.
Ginny memandang tunangannya itu, tapi tak lama kemudian dia tersenyum.
“Oh Harry…. Kau cemburu… Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Michael, sekarang kami hanya teman” kata ginny
“Oh begitu….” kata harry lega
“Aku senang kau cemburu, Harry. Karena itu membuktikan kalau kau cinta padaku” kata Ginny sambil tersenyum pada Harry.
“Ginny nanti setelah sarapan, maukah kau jalan-jalan denganku?” kata Harry. Dia ingin sekali melewatkan hari ini bersama Ginny.
“baiklah” kata Ginny riang
**************

Harry dan Ginny sedang berjalan-jalan di kota london. Mereka berjalan menuju taman sambil bergandengan tangan. Lalu tiba-tiba Ginny berhenti berjalan.
“Harry, itu ada temanku. Aku boleh kesana sebentar? Atau kau ikut saja?” kata Ginny
“Aku disini saja” kata Harry
“Ya sudah kamu tunggu disini yah… Aku janji, aku tidak akan lama” kata Ginny sambil pergi meninggalkan Harry.
Harry melihat ke arah bangku taman dekat dia berdiri. Disana terdapat pasangan yang sedang bertengkar. Karena jarak mereka dekat, Harry bisa mendengar perkataan mereka.
“Kenapa kau minta putus dariku, Susan? Kita ini sudah tunangan…. apakah kau sudah tidak mencintaku lagi” kata sang lelaki
“aku tak tahan dengan ketidakpastian ini, Dion. Aku selalu menunggumu melamarku, tapi kau tidak kunjung melamarku juga. Dan sekarang ada lelaki yang serius dengan ku dan melamarku. Daripada aku menjalani hubungan yang tidak pasti denganmu, lebih baik aku menerima lelaki lain yang jelas-jelas serius”kata wanita yang dipanggil Susan itu.
“Harry, ada apa denganmu?” tanya Ginny yang sudah kembali
“Tidak ada apa-apa” kata harry sambil menarik Ginny menjauh dari pasangan yang sedang bertengkar itu, Harry pun mengajak ginny duduk
“Oh yah, Ginny…. Aku ingin menanyakan sesuatu” kata Harry
“Apa??” tanya Ginny
“Seandainya kamu  punya seorang tunangan yang tidak kunjung melamarmu. Lalu ada lelaki lain yang tiba-tiba melamarmu, apa yang akan kau lakukan?” tanya Harry
“Kenapa kau bertanya seperti ini?” tanya Ginny bingung
“I.. Itu terjadi pada temanku, jadi aku Cuma meminta pendapatmu saja” kata Harry berbohong
“Oh begitu…. Kalau aku, mungkin akan memilih yang pasti. Wanita itu perlu kepastian. Daripada kita serius dengan orang yang belum tentu serius dengan kita, lebih baik kita memilih yang sudah terbukti keseriusannya” kata Ginny menjelaskan
Harry hanya terdiam mendengar penjelasan Ginny
“Harry, kau kenapa melamun?” tanya ginny
“Tidak kenapa-napa” kata Harry buru-buru
“Yuk kita ke tempat lain” ajak Ginny
Mereka melewatkan hari itu bersama-sama. Harry senang sekali bisa didekat Ginny seharian. mereka makan bersama, becanda bersama. Tanpa terasa hari sudah malam.
“Harry, sudah malam. Lebih baik kita pulang, besok kan kau harus kerja” kata Ginny pada Harry
“Iya, yuk…” ajak Harry
Mereka pun berjalan menuju Grimmauld Place nomor 2. Sesampainya di sana, Harry dan Ginny masuk.
“Harry, aku pulang dulu ya…” kata Ginny mengecup pipi harry, lalu dia ber-apperate
Harry berjalan ke kamarnya. Pikirannya gelisah dan gundah. Entah mengapa pertengkaran yang dia saksikan di taman itu, membuatnya takut. Apalagi mendengar perkataan Ginny tadi, itu membuatnya makin takut. Apa Ginny akan meninggalkannya jika dia tidak membuktikan keseriusannya pada Ginny? Apa yang harus dia lakukan? Dia tidak mau kehilangan Ginny. Harry takut Ginny akan meninggalkannya dan berpaling ke lelaki lain. Harry tak tahu bagaimana hidupnya nanti jika Ginny meninggalkannya, atau bahkan Harry tak bisa hidup tanpa Ginny.
“Aku harus melakukan sesuatu” pikir Harry


Hari ini Harry harus kerja seperti biasa lagi. Untung pekerjaannya tidak banyak, jadi dia bisa memikirkan masalah Ginny.
“Harry, mengapa kau melamun?” Tanya Ron yang datang ke meja kerja Harry
“Aku tidak apa-apa” kata Harry. Ron akhirnya duduk di bangku depan Harry.
“Bagaimana kemarin jalan-jalannya dengan Ginny?” Tanya Ron.
“Menyenangkan sekali…. Tapi….” kata Harry gugup
“Tapi apa?” Tanya Ron bingung
Harry menceritakan pada Ron semuanya. Tentang sepasang kekasih yang ada di taman, hingga apa yang dikatakan Ginny padanya. Ron mendengarkan dengan seksama.
“Jadi bagaimana menurutmu?” Tanya harry setelah dia sudah bercerita semuanya
“Hhmmm…..” Ron hanya diam saja
“Jawab aku dong, Ron” kata Harry mulai jengkel
“Aku lagi mikir dulu” kata Ron
Harry pun menunggu jawaban dari Ron.
“Kenapa kau tidak lamar saja Ginny!! Kau serius dengan adikku kan?” Tanya Ron tiba-tiba
“Sebenarnya itu yang ku mau, tapi aku takut Ginny akan menolakku. Dia kan sedang seriusnya dengan Quidditch” kata Harry
“Iya juga sih, tapi bisa saja dia akan meninggalkanmu jika kau tidak cepat bergerak. Dia itu cantik dan terkenal. aku yakin seandainya ada berita kau dan ginny putus,pasti banyak pria yang segera mendekatinya”kata Ron
“Iya… Jadi aku harus bagaimana??” Tanya Harry yang mulai panik
“Kurasa lebih baik kau lamar dia secepat mungkin. Masalah dia terima atau tidak, itu urusan belakangan. Yang penting kau membuktikan kalau kau serius dengan dia dan kau sangat mencintainya “ kata Ron
“Kau benar, Ron…. Terima kasih, sobat….” kata Harry tersenyum pada Ron. Harry tidak tahu mengapa Ron bisa jadi pintar masalah cinta, mungkin karena dia berpacaran dengan Hermione.
“Itulah gunanya sahabat…” kata Ron balas tersenyum
Sekarang Harry tahu apa yang akan dia lakukan. Dia senang sekali. dia membayangkan dirinya dan Ginny memakai baju pengantin, dia jadi tersenyum-senyum sendiri bila memikirkan hal itu.
“Ron maukah nanti kau bilang dengan Ginny kalau nanti malam aku mau bertemu dengannya?” Tanya Harry
“Baiklah” kata Ron
“Bilang ke dia nanti malam kutunggu dirumahku” kata Harry
Ron pun berjalan pergi menuju meja kerjanya sendiri untuk melanjutkan pekerjaannya , Harry juga meneruskan pekerjaannya agar sebelum malam dia dapat pulang untuk memberi kejutan pada tunangannya itu.
**********

Sore ini Harry sudah dapat pulang karena pekerjaannya sudah selesai. Dia langsung ber-apperate menuju rumahnya. Sesampainya di rumah dia menyuruh Kreacher menyiapkan makanan yang paling enak untuk makan malam dia dan Ginny. Harry pun segera pergi membeli cincin untuk Ginny. sesampainya di rumah lagi, Harry melihat makanan sudah siap dan ruang makan ditata sedemikian indahnya oleh Kreachar.
“Master, lebih baik ganti baju dulu karena mungkin Miss Weasley sebentar lagi akan datang” kata Kreacher
“Iya kau benar” kata Harry. Dia segera menaiki tangga menuju kamarnya. Setelah dia sudah ganti baju, dia segera turun ke lantai bawah untuk menyambut kedatangan Ginny
“Master Harry, lebih baik Kreacher pergi dulu agar tidak mengganggu anda” kata Kreacher
“Baiklah” kata Harry
“Selamat berjuang yah, Master” kata Kreacher, dia pun pergi.
Akhirnya Harry mendengar suara orang ber-apperate dari ruang tamu. Dia pun segera menuju ke ruang tamu dan mendapati wanita cantik yang sangat dia cintai berdiri di sana.
“Hai Harry…” sapa Ginny
“Hai Ginny…” kata Harry membalas sapaan Ginny
“Mengapa kau undang aku ke sini?” Tanya Ginny bingung
“Untuk mengajakmu makan malam berdua” kata Harry
“Kau romatis sekali, Harry” kata Ginny sambil tersenyum
Mereka berjalan menuju dapur. Sesampainya dia dapur Ginny kaget sekali melihat perubahan di ruang makan. Ruang makan menjadi indah dengan tirai yang ada di meja, di tambah lagi terdapat lilin yang sangat indah. Harry menarik kursi untuk Ginny.
“Tumben kau romatis sekali Harry” kata Ginny masih tampak bingung
Harry hanya tersenyum dan duduk di kursi di hadapan Ginny.
“Sebaiknya kita makan dulu yah….” kata Harry masih tersenyum
Mereka pun makan, Ginny masih sangat bingung dengan tingkah laku Harry. Setelah selesai makan Ginny pun bertanya.
“Harry, sebenarnya apa yang mau kau katakan??” Tanya Ginny
Harry mengambil sesuatu di kantung bajunya. Dia mengeluarkan kotak kecil berwarna merah dengan sebuah pita yang mengikatnya dengan cantik. Harry membuka kotak itu di depan Ginny. Dan Ginny terkejut melihat sebuah cincin yang sangat indah, cincin itu bermata berlian, mata berlian itu cantik sekali.
“Will you marry me, Ginny???” Tanya Harry
Ginny hampir tak percaya dengan apa yang dikatakan Harry padanya, dan Harry yang melihat tatapan Ginny merasa takut kalau Ginny menolaknya. Dan tiba-tiba Ginny tersenyum.
“Tentu aku mau sekali , Harry. Itulah yang aku impikan selama ini, menikah denganmu…” kata Ginny. Ginny lalu menjulurkan tangannya agar Harry memakaikan cincin itu ke jarinya. Dan Harry memakaikan cincin indah itu ke jari manis Ginny.
“Dan maukah kau mendampingiku seumur hidupku dan menjadi ibu dari anak-anak ku???” Tanya Harry lagi sambil mencium tangan Ginny.
“Tentu” kata Ginny tersenyum pada Harry.
Harry mendekatkan wajahnya ke wajah Ginny dengan perlahan, sampai akhirnya mereka berciuman. Harry merasa sangat bahagia, mungkin hari ini adalah hari yang paling membahagiakan dalam hidupnya. Sekarang dia akan memiliki Ginny seutuhnya,menjalankan hidup bersama Ginny dan berbahagia bersama anak-anak mereka kelak nanti.

THE END

DUH….. Ide ini terlintas begitu saja diotakku…… mohon saran dan komentarnya yah… ditunggu loh…..






Logged

harrypotterindonesia.com
« on: November 24, 2008, 06:32:01 AM »

 Logged
Emberlin yuk ahh..~~
Hufflepuff
HPI
**

Karma: +11/-1
Posts: 54


lutunaaa.....


« Reply #1 on: November 24, 2008, 06:45:25 AM »

*celingak celinguk* wah, saia jadi yang pertama! hebat! *gejeh mode on*

aihh...
saia selalu suka fanfik tentang Ginny-Harry,
ohhh...
so sweet..

wokeh,
back to the FF nyah  Wink
bagus2, cuma kok penulisannya agak dikit berantakan yah? *mulai sotoy*  Grin
tapi keseluruhannya bagus kok  Cheesy
Logged
harrypotterindonesia.com
« Reply #1 on: November 24, 2008, 06:45:25 AM »

 Logged
nath_potter
Guest
« Reply #2 on: November 24, 2008, 05:35:05 PM »

Walaupun sudah banyak FF yang menceritakan 'acara' lamar-melamar Harry kepada Ginny. *bahasanya jelek banget yak?* Tongue
Tapi FF kamu tetap asyik untuk dinikmati.

Mm., tetapi tulisan kamu tolong diperbaiki ya. Banyak typo yang bertebaran. Setelah tanda titik itu kata selanjutnya berhuruf besar. Dan perhatikan tanda bacanya juga. Wink

Ditunggu karya berikutnya ya~ Cheesy
Logged
GunZ [True Sword of The Uesugi]
Ravenclaw
HPI
**

Karma: +129/-179
Posts: 647


The Heart of Sword


WWW
« Reply #3 on: November 25, 2008, 12:05:33 AM »

Jujur aja, fanfic ini berantakan dan tidak jelas. Judulnya aneh, menggunakan kelebihan tanda baca yang mengganggu, dan tidak menarik pembaca untuk membaca. Periode pengenalan, komplikasi, dan antiklimaksnya terlalu cepat, lalu penulisannya juga tidak rapi dengan tanda baca yang kadang dihilangkan begitu saja. Temanya juga pasaran, dengan penggalian yang pasaran pula. Kreativitas memang sering datang seketika, tapi kalau dituangkan tanpa rencana yang baik, beginilah hasilnya.

Sebelum kamu berusaha memperbaiki dalam tulisanmu, jangan heran kalau review/komentar yang datang dari sekitar sini pasti bernada 'penghiburan'. Jika tidak mau dihibur terus-terusan, berubahlah ke arah yang lebih baik.
Logged

I pity the foo' who doesn't read FAQs!


The greatest warlord of JAPAN

Uesugi dormiens nunquam tittilandus
Clytemnestra S.H.
Slytherin
HPI
**

Karma: +277/-70
Posts: 1248


Never give up on something that you can't go a day


WWW
« Reply #4 on: November 25, 2008, 05:14:53 PM »

*baca reply di atasku*
Hmm, eQa-ginevra-potter ternyata bruntung banged ya bisa dapet masukan dari salah satu penulis fic senior di sini. Mengingat tulisanku sendiri hampir tidak pernah mendapat masukan berharga seperti ini dari para senior itu. Duuh, ngiri deh diriku. *gigit jari*

Yo wes lah. Aku mau kasi komen plus kritikan dikit aja. Menurutku, kalo dibandingin ama ficnya eQa yang dulu, yang ini sudah sedikit lebih rapi. Memang sih tanda baca, teknik pemakaian huruf kapital dan penulisan eQa masi kurang pas. Mungkin bisa diperbaiki di fic berikutnya. Trus penulisan judul yang dibilang ‘aneh’ atau ‘kurang tepat’ (menurutku) ada di huruf besar yang seharusnya mengawali setiap kata. Dan, akan jauh lebih nyaman membaca fic ini kalo eQa bersedia memberi jeda di setiap kalimat dialog. Err, sepertinya dulu udah pernah ada yang kasi tau eQa tentang ini deh. Seorang penulis senior gitu. Atau aku yang salah baca atau lupa ya? Tapi sepertinya eQa belum menerapkan masukan dari beliau itu. Maap kalo ternyata aku yang salah.

Trus, mengenai karakternya. Hmm, aku pikir Harry, Ginny dan (bahkan juga) Kreacher OOC. Seorang Harry tuh setauku cool dan lebih suka menunjukkan perasaannya dengan perbuatan, bukan dengan kata-kata. Setauku juga Ginny pun juga bukan tipe yang suka bermanja-manja ke cowo, dia lebih independent. Mungkin eQa bisa baca-baca novelnya lagi buat mempelajari karakternya lebih dalam coz kasian aja ama penggemar pairing ini kalo karakter idolanya OOC. Satu lagi, gaya berpacaran orang dewasa itu beda jauh dengan gaya berpacaran anak abg loh. Apalagi kalo udah sampai tahap tunangan. Jadi, aku pikir, di fic ini pola pikir Harry-Ginny seharusnya lebih matang lagi.

Terakhir, kalo bole jujur, aku pikir ide crita, klimaks dan closurenya terlalu datar, klise. Saranku sih, eQa bisa mencari ide crita yang tidak terduga dan belum pernah dipakai orang laen. Fic tentang lamar-melamar Ginny memang udah banyak, tapi kalo penyampaiannya dibuat beda dan unik, ide crita ini gak akan pernah mati toh? Mungkin eQa bisa baca salah satu fic faveku tentang lamar-melamar Ginny yang dulu pernah dibuat ama mas Zabimaru. Di situ penyampaiannya benar-benar beda dari yang laen. Ide melamar waktu candle light dinner kok rasanya udah sering skali ditampilin di mana-mana. Bukan berarti gak bagus loh. Cuma terlalu klise saking seringnya dicritain.

Segitu dulu deh masukan dari aku. Smoga aja bisa membantu dan memberi solusi buat penulisan fic berikutnya.

@Senior yang reply di atasku
Saia slalu menunggu masukan dari anda loh. Rasanya sudah seabad tulisan saia gak pernah dapet masukan dari anda lagi nih *nyengir lucu*
*ditimpuk pake kulkas*

Logged


SevMione (Severus Snape - Hermione Granger)
Murcielago
Gryffindor
HPI
**

Karma: +74/-31
Posts: 513


WHY SO SERIOUS?


WWW
« Reply #5 on: November 26, 2008, 03:30:02 AM »


Err, sepertinya dulu udah pernah ada yang kasi tau eQa tentang ini deh. Seorang penulis senior gitu. Atau aku yang salah baca atau lupa ya? Tapi sepertinya eQa belum menerapkan masukan dari beliau itu. Maap kalo ternyata aku yang salah.


Bener kok udah dikasih saran yang serupa. Dari siapa? Dari inyonge dong!!




Mungkin eQa bisa baca salah satu fic faveku tentang lamar-melamar Ginny yang dulu pernah dibuat ama mas Zabimaru. Di situ penyampaiannya benar-benar beda dari yang laen.


Judulnya Bulan Juli Tanggal 31.
« Last Edit: November 26, 2008, 03:37:47 AM by Zabimaru » Logged

"Hanya orang maniak; melulu mencari perbedaan antara buku & film. Bersifatlah objektif mengapresiasi film tanpa menuntut adaptasi yang identik dengan novelnya. Sutradara adalah sutradara, dan pengarang novel tak ubahnya seperti Tuhan keyboard dengan imajinasi gratis dan jari tangan sebagai nabi-nabi
dark-dawg
Guest
« Reply #6 on: November 27, 2008, 10:04:28 AM »

@eQa:
jujur, ceritanya terkesan tidak masuk akal. Ambil contoh pada bagian ini:
Quote
Hai, sayang……
Hari ini pasti lembur lagi yah!!!….. Pasti kau lelah sekali, jangan lupa makan ya…. Aku rindu sekali pada mu, kita kan akhir-akhir ini jarang bertemu gara-gara tugasmu di kantor yang banyak dan latihan Quidditch yang harus aku jalani. Lebih baik kau bilang ke kingsley agar meringankan pekerjaanmu, karena aku tak mau kalau kau sakit. Aku cinta sekali pada mu…..Kau rindu pada ku tidak?? Pasti kau rindu pada ku,karena aku tahu kalau kau tidak bisa jauh dari ku . Sudah yah harry…. Aku ditunggu oleh teman-temanku untuk latihan…. Cium jauh ku untuk mu,muachhhh….
Dari cintamu, Ginny Weasley

isi suratnya terkesan dibuat-buat dan sama sekali tidak mengena. Dark-dawg gak bisa ngerasain perasaan Ginny ke Harry.

trus bagian:
Quote
“Kenapa kau tidak bilang kalau kau akan pulang dari pertandingan Quidditch di Bulgaria, hari ini? Bukankah besok kau baru pulang?” tanya Harry yang masih memeluk tunangannya itu
“Aku cuma ingin memberimu kejutan, Harry” kata Ginny
Harry melepas pelukannya dan menatap Ginny
“Dan ternyata kau berhasil mengejutkan ku” kata Harry

mana titiknya(.)? mana komanya (,)?

kalo misalnya dark-dawg tunjukin kesalahan tanda baca kamu, bisa abis deh nih halaman cuman buat repp-nya dark-dawg..


@bang Zabi:
weleh-weleh.. kenapa malah jadi promosiin ff sendiri..  Grin
Logged
Fratley Phoenixion
Slytherin
HPI
**

Karma: +207/-66
Posts: 1237



« Reply #7 on: November 27, 2008, 10:32:00 AM »


Err, sepertinya dulu udah pernah ada yang kasi tau eQa tentang ini deh. Seorang penulis senior gitu. Atau aku yang salah baca atau lupa ya? Tapi sepertinya eQa belum menerapkan masukan dari beliau itu. Maap kalo ternyata aku yang salah.


Bener kok udah dikasih saran yang serupa. Dari siapa? Dari inyonge dong!!




Mungkin eQa bisa baca salah satu fic faveku tentang lamar-melamar Ginny yang dulu pernah dibuat ama mas Zabimaru. Di situ penyampaiannya benar-benar beda dari yang laen.


Judulnya Bulan Juli Tanggal 31.


si Abang kok pake promosi panpik segala, sih?

Tapi emang sih, panpik abang yang satu itu benar-benar T-O-P B-G-T!
Sumfah! Ane zuzurrrr!!

Soalnya gw kayaknya gak nemu kekurangan dari fanfic itu, udah plotnya menarik, deskripsinya pun luar biasa!

*swt*

gw komenin panpiknya siapa, sih?

*kabur*


*balik lagi*

bingung mau komen apa atau kritik apa, soalnya kritik dah disampaikan dan gw setuju ama Darkie kalau suratnya kurang 'dewasa'. Lain kali kalau mau bikin fanfic, pelajari dulu karakter tokohnya, kalaupun OOC, buatlah menjadi agar pembaca cukup terkesan kayak Bellatrix di fanfic gw yang berjudul The Butterfly Effect: Draco's Time Travel. Di situ ada Bellatrix yang rada OOC.

*swt*
kenapa gw juga ikut-ikutan promosi?
*kabur beneran*
Logged

Allegre Cielo Indah
Gryffindor
HPI
**

Karma: +105/-23
Posts: 469


What is this? This feeling.....


WWW
« Reply #8 on: November 27, 2008, 08:36:50 PM »

Haluuun eqa... yyayaa

Pertama-tama, *jaaha ni mo pidato apa ya?*
Eli seneng banget karena Eqa kayaknya Ginnyloper juga ya?

Kedua, fanfic yang Eqa buat (udah dua kan?padahal Eqa kan baru ya, so salut deh atas produktifitasnya)
 Grin
Ketiga, *lirik-lirik postingan senior-senior fanfic di atas*

Eqa, bener loh kata Lia kamu beruntung banget dikunjungi ama senior-senior tuh, biar kata kritiknya agak*pedez* tapi enak kan, berarti ficmu diperhatikan alias gak di anggurin.

Hehew, Eli mah orangnya *lumayan sotoy* jadi sekarang mah kaga bisa komen banyak.
Berhubung segala kekurangan di fic Eqa dah dikupas tuntas oleh para senior, maka saran Eli mah Eqa memperhatikan dengan baek en cermat saran dan kritik  dari para senior itu, so selanjutnya bisa lebih bagus nulisnya. OK?

*walaah, kok sueriusz bangetz yo*
*kabur ah...
Logged

ORGULLOSO SER
Gracias Mimbs
No War.. PEACE ..Save Palestina
Genevieve ~ah ah ah~
Gryffindor
HPI
**

Karma: +93/-12
Posts: 562


Genevieve Amelie Jeunne Lolita Annabelle Weasley


« Reply #9 on: November 28, 2008, 07:33:12 AM »

Well, melihat komentar-komentar di atas, gen kok malah jadi mau ketawa sih? Apalagi Zabimaru yang menebarkan virus promosi fanfik sendiri.

Ayes ayes! Back to the topic. Eqa yang baru ajah bikin fanfik *hajiah, gayanya saya* Gini sih, Gen gak mau komen apa-apa yang banyak, soalnya sudah di komen dengan yang di atas-atas tentang masalah tanda baca, plot, bahkan Ginny Loper. Wuuuits...?? Ginny Lover? itulah yang akan Gen bahas. Karakter Ginny di fanfik kamu.

Ginny itu seorang Gryffindor sejati yang pemberani namun juga kuat dan tabah. Itu beberapa hal yang pasti akan Gen ingat dalam menulis sesuatu yang ada "Ginny-ginnynya". Dan, yang mau Gen protes disini adalah, kenapa Ginny begitu OOTnya sampai Gen tidak bisa mengenali itu Ginny *halah kata2nyah* hal itu dapat Gen tangkap dari surat Ginny. Weeww, sama seperti fanfik kamu yang sebelumnya, Ginny sudah OOT sekali.

Sudah, cuman itu saja yang mau diulas, yang lain sudah dari senior-senior yang di atas kan?
Logged



ngegosip? nyalon? makan? berkanibal-ria? curhat?
di GRYFFINDOR ajah!!!


Lying's the most fun a girl can have without taking her clothes off
July_Reyka Evans
HPI
**

Karma: +2/-1
Posts: 25


« Reply #10 on: November 28, 2008, 08:58:54 AM »

Judulnya sih, oke.
Menurut aku ceritanya juga bagus.
Terus aku suka banget kalau lagi ngebahas tentang Ginny.
Pokoknya fanfic nya top banget!
Itu aja yang bisa di sampaikan,
Intinya aku suka banget ceritanya.
Logged
Murcielago
Gryffindor
HPI
**

Karma: +74/-31
Posts: 513


WHY SO SERIOUS?


WWW
« Reply #11 on: November 28, 2008, 11:42:32 PM »

@darkie: lho, daripada dia pusing nyari FF yang dimaksud sama Lia, mendingan aku kasih aja link yang bersangkutan. Ho'oh tho?
@Verdo: Emang Hulkie aja yang bisa narsis? Kita juga bisa! (in a positive way!!)
@July_Reyka: coba klik link ke FF Bulan Juli Tanggal 31. kalo kamu menganggap FF ini udah top, jadi pengen tahu komenmu tentang FF-ku
*Narsis mode ON*


Logged

"Hanya orang maniak; melulu mencari perbedaan antara buku & film. Bersifatlah objektif mengapresiasi film tanpa menuntut adaptasi yang identik dengan novelnya. Sutradara adalah sutradara, dan pengarang novel tak ubahnya seperti Tuhan keyboard dengan imajinasi gratis dan jari tangan sebagai nabi-nabi
Tria Somare
Gryffindor
HPI
**

Karma: +93/-63
Posts: 510



« Reply #12 on: November 29, 2008, 01:17:08 AM »

Boleh komen ya.
Fanfic mu ini kalau dibandingkan yang sebelumnya, secara penulisan sudah lebih baik, tidak terlalu berantakan daripada sebelumnya, tapi memang masih harus di benahi lagi

Aku setuju dengan pendapat Lia, sebaiknya kita memperdalam dulu karakter tokoh ini, mungkin disini ya letak kesulitan membuat Fanfic. Penulis dituntut untuk mendalami karakter si tokoh tersebut.

Zabimaru : Kalau dibandingin dengan Fan Ficmu ..........
Setelah aku baca memang kereeenn.

« Last Edit: November 29, 2008, 01:21:56 AM by Triangle Griffie Shacklebolt » Logged

Diah Pastikarini
Hufflepuff
HPI
**

Karma: +46/-17
Posts: 412


me by mecha


WWW
« Reply #13 on: November 29, 2008, 09:06:23 PM »

Jah. Jah. Jah. Ide intinya sudah lumayan menarik, namun seperti yang dibilang para senior di atas : banyak typo, dan OOC. karakternya sangat tidak mirip dengan karakter di novel-novelnya.

Cobalah baca lagi buku Harry Potter, lalu coba menulis FF lagi. Dengan mencoba melakukan saran-saran yang dikatakan para senior di atas, pasti FFmu selanjutnya akan lebih bagus dan menarik!

Logged

And I don't want the world to see me..
Coz I don't think they might understand.

--hei, kenangan ada untuk dikenang dan bukan untuk diulang.
Clytemnestra S.H.
Slytherin
HPI
**

Karma: +277/-70
Posts: 1248


Never give up on something that you can't go a day


WWW
« Reply #14 on: November 30, 2008, 04:49:11 AM »

@eQa
Jujur, aku menunggu tanggapanmu untuk saran n masukan kita2 ini loh. Coz ternyata setelah aku kasi masukan, kok eQa tidak berminat untuk menanggapi. Smoga ini cuma IMO saja. Coz kalo beneran, tidak ada minat untuk memberi tanggapan, aku (n bisa jadi member lain) akan berpikir seribu kali untuk membaca dan memberi masukan lagi buat tulisan-tulisanmu berikutnya.

Memang kadang masukan itu terasa menyakitkan dan menusuk, tapi sebagai penulis, kita juga butuh banged kritikan yang membangun buat kebaikan kita sendiri. Aku sendiri masi ingat waktu tulisan pertamaku dikritik ama senior, dan itu engga cuma dikritik aja, tapi juga diketawain! Bayangin aja deh apesnya jadi pemula kaya diriku waktu itu. Tapi setelah masa2 memalukan itu, aku merenung n instropeksi, sampai akhirnya aku mutusin buat nulis sesuai apa yang dikasi tau ama seniorku itu. Hasilnya ya seperti sekarang ini, tulisanku sudah jadi lebih rapi.

Hmm, kejujuran itu mahal eQa. Sama kaya kasi kritik itu juga butuh kejujuran dan keberanian. Kasi pujian setinggi langit sih, bisa-bisa aja, tapi akan sangat naif skali kalo itu datangnya tidak dari kejujuran dan keberanian.

Yo wes lah. Kita tunggu tanggapanmu. Juga buat fic pertamamu dulu itu. Jia Yo! Semangat! Wink
Logged


SevMione (Severus Snape - Hermione Granger)
Pages: [1] 2
  Print  
 
Jump to:  

Powered by MySQL Powered by PHP Powered by SMF 1.1.8 | SMF © 2006-2008, Simple Machines LLC Valid XHTML 1.0! Valid CSS!

supported by : IndoLowonganKerja.com